IMPLEMENTASI EDUKASI DAN DONOR DARAH MASSAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL

Penulis

  • Rini Rahmayanti Universitas Mercubaktijaya
  • Sri Suciana
  • Yani Maidelwita
  • Widya Lestari
  • Farida Ariyani
  • Yulia Arifin

DOI:

https://doi.org/10.36984/skptbs19

Kata Kunci:

donor darah, edukasi kesehatan, kepedulian sosial, pengabdian kepada masyarakat, donor darah sukarela

Abstrak

Latar Belakang: Ketersediaan darah yang aman dan mencukupi merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan. Namun, kebutuhan darah sering kali belum seimbang dengan jumlah pendonor sukarela akibat masih rendahnya pengetahuan, motivasi, dan kepedulian masyarakat terhadap donor darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian sosial masyarakat melalui edukasi kesehatan dan pelaksanaan donor darah massal.

Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2024 di Universitas Mercubaktijaya bekerja sama dengan Unit Tranfusi Darah (UTD) RSUP Dr. M.Djamil Padang. Sasaran kegiatan adalah masyarakat umum dan civitas akademika yang memenuhi persyaratan sebagai pendonor sebanyak 54 orang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, skrining kesehatan, dilanjutkan dengan pelaksanaan donor darah massal. Evaluasi dilakukan berdasarkan jumlah peserta yang mengikuti edukasi, jumlah calon pendonor yang memenuhi syarat, dan jumlah kantong darah yang berhasil dikumpulkan.

Hasil: Kegiatan diikuti oleh 60 peserta yang mengikuti edukasi donor darah. Setelah dilakukan skrining kesehatan, sebanyak 90 % peserta memenuhi syarat sebagai pendonor dan berhasil menyumbangkan darah sebanyak 54 kantong. Edukasi yang diberikan meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat donor darah, persyaratan menjadi pendonor, serta pentingnya donor darah secara rutin sebagai bentuk kepedulian sosial. Antusiasme peserta dan kolaborasi yang baik dengan PMI menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan.

Referensi

Abolghasemi, H., Hosseini-Divkalayi, N. S., & Seighali, F. (2020). Blood donor incentives: A step forward or backward. Asian Journal of Transfusion Science, 4(1), 9–13. https://doi.org/10.4103/0973-6247.59385

Handayani, R., & Usiono. (2023). Gema donor darah: Pengaruh pengetahuan berkaitan dengan perilaku donor darah masyarakat: Systematic literature review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 5996–6005. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.20353

International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies. (2022). Voluntary Blood Donation Programme Guidelines.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Mohamed, N., et al. (2019). Knowledge, attitude, and practice towards blood donation among university students: A systematic review. Transfusion Medicine Reviews.

Mufidah, H., Kristanti, H., & Khristiani, E.R. (2022). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku terhadap Motivasi Donor Darah Sukarela di PMI Kabupaten Sleman Yogyakarta. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 5(5), 539–544.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Palang Merah Indonesia. (2024). Profil Pelayanan Unit Donor Darah Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023.

World Health Organization. (2021). Guidance on Maintaining a Safe and Adequate Blood Supply During Public Health Emergencies. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2023). Blood Safety and Availability Retrieved June 20, 2026, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/blood-safety-and-availability

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30